Top 5 Suara Tertinggi dan Terendah Anggota DPR RI

October 16, 2026

Top 5 Suara Tertinggi dan Terendah Anggota DPR RI

Hasil pemilu legislatif kerap menyisakan cerita unik soal jomplangnya angka perolehan suara. Ada caleg yang harus berjuang meraup setengah juta suara untuk lolos ke Senayan, namun ada pula yang sukses melenggang hanya bermodal puluhan ribu suara. Berikut adalah potret kontras lima caleg peraih suara tertinggi dan lima caleg dengan suara paling minim.

  1. MH Said Abdullah (PDIP) – 528.815 suara

Tak tertandingi, Said Abdullah merajai perolehan suara nasional dari Dapil Jawa Timur XI (Madura). Politikus ini memonopoli 80 persen dari total 659.980 suara PDIP di dapil tersebut. Basis terkuatnya ada di Sumenep yang menyumbang 271.495 suara. Mantan cawagub Jatim 2013 yang kini menjabat Ketua Badan Anggaran DPR ini membuktikan dominasinya di Madura tak tergoyahkan.

  1. Dedi Mulyadi (Gerindra) – 375.658 suara

Meraup 375.658 suara, Dedi Mulyadi berkontribusi 47 persen bagi kemenangan tiga kursi Gerindra di Dapil Jawa Barat VII. Dukungan untuk mantan Bupati Purwakarta ini merata di Karawang, Purwakarta, dan Bekasi. Namun, kursi Senayan ini akhirnya ia lepas. Pria yang akrab disapa KDM ini mundur demi bertarung di Pilkada dan sukses terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat pada Februari 2025.

  1. Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat) – 318.223 suara

Ibas mengamankan kursi Dapil Jawa Timur VII dengan 318.223 suara, menyapu dua pertiga dari total 476.618 suara sah Demokrat. Pacitan, kampung halaman klan Yudhoyono, menyumbang nyaris separuh perolehannya (151.562 suara). Memasuki periode keempatnya di DPR, putra Presiden ke-6 RI SBY ini kini menduduki posisi prestisius sebagai Wakil Ketua MPR.

  1. Hillary Brigitta Lasut (Demokrat) – 310.780 suara

Hillary adalah mesin tunggal Demokrat di Sulawesi Utara. Dari 327.386 suara sah partai, ia menyumbang 310.780 suara—menguasai 95 persen suara partai sendirian dengan basis utama di Kota Manado. Mantan anggota DPR termuda 2019 dari perahu NasDem ini sukses membuktikan tajinya meski telah membelot ke Demokrat pada 2023. Ia kini bertugas di Komisi XI.

  1. Airin Rachmi Diany (Golkar) – 302.878 suara

Mantan Wali Kota Tangerang Selatan ini sukses mendulang 302.878 suara, menyumbang 47 persen dari perolehan suara Golkar di Dapil Banten III. Seperti Dedi Mulyadi, Airin melepas kursi ini demi melaju ke Pilgub Banten 2024. Maju bersama Ade Sumardi dengan sokongan PDIP pasca-ditinggal Golkar, Airin gagal menang dan batal melenggang ke Senayan.

 

Calon Legislatif Lolos dengan Suara Terendah

Daftar ini didominasi oleh perwakilan Papua, wilayah di mana satu kursi Senayan bisa diamankan hanya dengan puluhan ribu suara.

  1. Kristosimus Yohanes Agawemu (PKB) – 19.267 suara

Lolos dari Dapil Papua Selatan, Agawemu hanya butuh 19.267 suara untuk mengamankan kursi PKB. Mayoritas mutlak (85 persen) suaranya berasal dari Kabupaten Mappi. Namun, ia tak pernah menikmati kursi tersebut. Agawemu mundur untuk kembali bertarung dan menang di Pilkada Mappi 2024, menyerahkan kursinya kepada Indrajaya yang kini duduk di Komisi II.

  1. Obet Rumbruren (PDIP) – 19.638 suara

Obet mengamankan satu kursi Papua Barat bermodal 19.638 suara, dengan sokongan utama dari Manokwari (10.973 suara). Minim rekam jejak digital terkait pendidikan dan pekerjaannya, Obet kini duduk di Komisi IX dan aktif menyosialisasikan program Makan Bergizi Gratis di daerah asalnya bersama Badan Gizi Nasional.

  1. Ananda Tohpati (NasDem) – 24.383 suara

Ananda adalah satu-satunya anomali di luar Papua dalam daftar ini. Ia lolos dari Dapil Jawa Barat III (Cianjur-Kota Bogor) hanya dengan 24.383 suara, setara 19 persen dari total suara NasDem di dapil tersebut. Putra mantan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar ini kini duduk manis di Komisi IV yang membidangi kehutanan dan pertanian.

  1. Cheroline Chrisye Makalew (NasDem) – 25.309 suara

Hanya berbekal 25.309 suara, Cheroline sukses melenggang ke Senayan mewakili Dapil Papua Barat. Mantan anggota DPRD Kabupaten Manokwari ini menyumbang hampir separuh dari total 52.964 suara sah NasDem di dapil tersebut, dengan lumbung suara utama berada di Manokwari (13.057 suara). Politikus muda kelahiran 1992 jebolan Universitas Papua ini kini menempati kursi di Komisi XII, berdampingan dengan Ibas Yudhoyono.

  1. Sulaeman L Hamzah (NasDem) – 26.255 suara

Politikus senior NasDem ini berhasil mempertahankan eksistensinya di Senayan bermodal 26.255 suara dari Dapil Papua Selatan. Perolehannya mendominasi lebih dari separuh total 50.241 suara sah NasDem di wilayah tersebut, dengan Merauke sebagai basis pertahanan utama yang menyumbang 17.002 suara. Mengantongi jam terbang tinggi dan rekam jejak mumpuni di organisasi pengusaha Papua, Sulaeman kini memegang posisi strategis sebagai Ketua Kelompok Komisi (Kapoksi) NasDem di Komisi IV sekaligus anggota Badan Anggaran DPR.

Sumber:

Database DPR RI Pemilu 2024, Atom Visi Indonesia (2026), diolah dari data resmi KPU RI.

Make a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

We are an independent research institution committed to excellence in data and research to deliver the right strategies

Contact Info

Office Address