Mengenal Pemilu Midterm Amerika, Donald Trump Sampai Ketar Ketir?
Di hadapan anggota DPR dari Partai Republik, Donald Trump mengatakan bahwa jika partainya kalah di pemilu midterm, “mereka akan mencari alasan untuk memakzulkan saya”. Apa yang dimaksud pemilu midterm? Mengapa Amerika Serikat (AS) menggelar pemilu 2 kali dalam satu periode kepresidenan? Mengapa Trump sangat mengkhawatirkan jika dia akan kalah?
AS memilih presiden setiap 4 tahun, sedangkan anggota DPR (House of Representatives) hanya menjabat 2 tahun. Akibatnya, di tengah masa jabatan presiden selalu ada pemilu yang memilih ulang seluruh 435 kursi DPR. Senat bermasa jabatan 6 tahun dan diperbarui sepertiga setiap dua tahun, sehingga pada 3 November yang diperebutkan 33 dari 100 kursi. Pemilu inilah yang disebut midterm, dan desainnya memberi pemilih kesempatan menilai presiden lewat kursi Kongres sebelum masa jabatannya habis.
Saat ini Republik menguasai DPR dengan 218 kursi berbanding 214, dan Senat dengan 53 berbanding 47. Siapa yang menguasai DPR menguasai pembahasan anggaran, komite penyelidikan, dan hak memulai pemakzulan. Pemakzulan cukup disetujui mayoritas DPR, sedangkan pencopotan presiden memerlukan dua pertiga suara Senat.
Karena itulah pemilu midterm terkadang menakutkan bagi penguasa petahana. Partai presiden kehilangan kursi DPR pada 18 dari 20 midterm sejak 1946, menurut data UC Santa Barbara yang dikutip Al Jazeera. Besarnya kekalahan mengikuti tingkat kepuasan. George H.W. Bush dengan kepuasan 75 persen pada 1990 kehilangan 8 kursi di senat dan kongres, sedangkan Bill Clinton dengan 46 persen pada 1994 kehilangan 52 kursi. Trump masuk bulan terakhir kampanye dengan 31 persen, dan diprediksikan akan kalah dalam midterm kali ini berdasarkan survei Ipsos.
Midterm kali ini lebih menentukan karena peta distriknya ikut berubah. Sejak Texas menggambar ulang distrik atas desakan Trump pada musim panas 2025, 10 negara bagian menetapkan peta baru. Peta baru itu membuat hasil tidak sepasti angka jajak pendapat. Reuters sendiri mencatat Republik punya keunggulan struktural di tingkat distrik yang tidak tertangkap jajak pendapat nasional. Demokrat harus menang dengan selisih suara lebih lebar dari biasanya agar selisih 12 poin itu menjadi kursi.
Isu yang menggerakkan pemilih adalah biaya hidup. Reuters mencatat kekhawatiran harga bensin sebagai keluhan utama, dan Al Jazeera menyebut perang AS dan Israel melawan Iran sangat tidak populer. Di isu ekonomi, 40 persen responden menilai Demokrat lebih mampu mengelolanya, dibanding 33 persen untuk Republik.
Ketar-ketirnya Trump berasal dari apa yang dibuka kemenangan Demokrat di DPR. Ketua DPR AS Mike Johnson menyebut jika Partai Republik kalah, Donald Trump sudah pasti akan dimakzulkan. Jika Demokrat merebut DPR, Trump menjalani sisa masa jabatannya dengan pemanggilan dan penyelidikan atas isu-isu itu, tanpa kendali atas pos anggaran yang harus disetujui DPR. Jika peta baru menyelamatkan Republik dengan kepuasan 31 persen, kedua partai kemungkinan besar menggambar ulang distrik lebih agresif untuk 2028, dan Georgia, Mississippi, serta New York dilaporkan sudah menyiapkan perubahan peta.
Sumber:
Dorn, A. (2026) “10 races that could determine which party controls the House”, NewsNation, 18 September (diperbarui 26 Oktober). Tersedia di: https://www.newsnationnow.com/politics/2026-midterm-elections/10-races-determine-party-control-house/amp (Diakses: 27 Oktober 2026).
Reuters (2026) “Trump approval falls to record low of 31% as midterms near, Reuters/Ipsos poll finds”, GV Wire, 19 Oktober. Tersedia di: https://gvwire.com/2026/10/19/trump-approval-falls-to-record-low-of-31-as-midterms-near-reuters-ipsos-poll-finds/ (Diakses: 27 Oktober 2026).
Silver, N. dan McKown-Dawson, E. (2026) “FLIPR 2026 midterm election forecast”, Silver Bulletin, 26 Oktober. Tersedia di: https://natesilver.net/p/nate-silver-2026-midterm-election-polls-model (Diakses: 27 Oktober 2026).
States Newsroom (2026) “With the Voting Rights Act gutted, what’s next for elections?”, Stories From The States (podcast), 8 Mei. Tersedia di: https://www.newsfromthestates.com/node/406202 (Diakses: 27 Oktober 2026).
Stevenson, S. (2026) “Republican and Democratic chances of winning every US Senate race”, Newsweek, 10 Juni. Tersedia di: https://www.newsweek.com/republican-democrat-chances-winning-senate-race-us-12053967 (Diakses: 27 Oktober 2026).
Subedi, P. (2026) “Who will win the House in 2026? Midterm odds and key races”, Kalshi News, 22 Oktober. Tersedia di: https://news.kalshi.com/p/who-will-win-the-house-in-2026 (Diakses: 27 Oktober 2026).
Timm, J.C. (2026) “Where the redistricting fight stands heading into the midterms”, NBC News, 3 Juni. Tersedia di: https://www.nbcnewyork.com/news/politics/house-redistricting-gop-democrats-2026-midterm-elections/6508364/ (Diakses: 27 Oktober 2026).

